Postingan

Menunggu Giliran

Gambar
Minggu pagi, di sebuah taman, sekitar komplek. Tampak orang berlalu lalang. Ada yang sekadar berjalan santai, bersepeda, jalan cepat, lari di tempat, hingga lari mengitari lapangan. Untung saja bukan lari dari kenyataan.
Empat laki-laki yang usianya tidak muda lagi tampak tengah serius pada langkah kakinya masing-masing. Sebagian dari mereka berjalan cepat sambil mengatur napas. Sebagian lagi mencoba berlari kecil dengan napas yang terengah-engah. Usia bagi mereka bukanlah alasan untuk malas berolahraga. Jika ditaksir, sepertinya usia mereka sudah lebih dari setengah abad.

Soes Lembang, Camilan Kece dari Lembang

Gambar
Buat kamu-kamu yang tinggal di Lembang dan sekitarnya, atau sedang berencana liburan ke daerah Lembang (tepatnya di Tahu Susu Lembang) nggak ada salahnya lho, kalau kamu mengunjungi salah satu stand Soes yang ada di sana. Kenalin nih namanya “Soes Lembang”.

Menjejakkan Kaki ke Lampung, Membuka Kenangan Tentang Imas

Gambar
Semalam kita bersua, kamu datang dalam mimpiku, kamu tak henti-hentinya melemparkan senyum, aku tahu kamu telah bahagia di sana, di surga-Nya.
Sabtu lalu, tepatnya tanggal 10 Februari 2018, langit masih sangat gelap, suara adzan subuh pun belum terdengar, dan saya sudah tiba di Lampung, tepat 40 hr setelah almh Imas Siti Liawati berpulang kepada Yang Maha Kuasa. Saya bersama adiknya Syarifah Suri yang juga tinggal di Depok, sepakat mengunjungi Lampung untuk beberapa hari.
Saya memang pernah berjanji kepada Imas, jika waktu mengizinkan, saya akan datang menjenguknya. Tapi kenyataannya Tuhan berkehendak lain, hingga Imas mengembuskan napas terakhir, saya belum juga menjejakkan kaki di Lampung.

Jodoh Tak Ke Mana, Sayang

Gambar
Memang benar, bahwa tak ada yang sia-sia dari sebuah penantian. Semua akan tiba pada saatnya, pada saat terbaik menurut Tuhan.
“Cantiknya,” puji orang-orang yang melihatnya. Riasan natural ditambah dengan perpaduan warna hijab merah muda dan ungu yang melingkar di kepalanya membuat Rani tampil tak biasa hari ini. Hari ini adalah hari bahagianya, telah bertahun-tahun ia lewati dalam penantian juga doa. Dan ternyata Tuhan punya cara sendiri dalam mengabulkan harapnya selama ini.
Usia Rani telah menginjak setengah abad, dan lelaki yang mengucap ijab kabul di sampingnya itu adalah lelaki yang usianya terpaut dua puluh tahun lebih muda darinya. Lelaki gagah itu bernama Bagas.

Lelaki yang Diterjang Kantuk Itu

Gambar
*) Kilau hari-hari Dan birunya langit Terhapus rasa indah Terpejam oleh lelah
Sesekali kantuk menerjang Dibiarkannya angin membelai matanya, beberapa saat : Lelah dan kantuk melebur Sementara bunyi langkah kaki yang berlalu lalang tetap terdengar Seakan mengingatkan : Bahwa hidup adalah sebuah perjalanan panjang

Masih Tentang Kamu

Gambar
Adakah yang lebih indah? Selain merapal rindu yang tak terbendung Menyebut namamu dalam setiap doaku Dan mengajakmu berkunjung dalam mimpi

Madu

Gambar
“Sayang, apa kamu akan suka bila aku berikan madu?”
“Pasti, Sayang.” Lani tersenyum, tangannya masih sibuk melarutkan gula dalam secangkir teh hangat yang akan disajikan untuk suaminya.
“Benarkah?” Suaminya bertanya lagi.